Gubernur VBL Ajak GAMKI Bekerjasama Bangun NTT

Gubernur VBL Ajak GAMKI Bekerjasama Bangun NTT

KUPANG, PENATIMOR – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) NTT menggelar Konferensi Daerah III Tahun 2021 sejak 3 hingga 5 Desember 2021 di Gedung GMIT Jemaat Hosana Sungkaen, Kota Kupang.

Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat (VBL) membuka kegiatan Konferensi Daerah III GAMKI NTT.

Gubernur menyampaikan dalam catatan gerakan-gerakan kaum muda harus memiliki suatu tujuan mulia dan nyata.

“Dalam catatan saya, gerakan-gerakan muda selalu punya tujuan-tujuan mulia dan sejarah perkembangan itu terus berulang supaya tidak menjadi sebuah monumen saja,” ujar gubernur.

Sebagai kaum muda, diperlukan tujuan yang bergerak secara nyata dan ia meyakini daerah NTT, dapat memberikan kontribusi yang nyata untuk Provinsi NTT.

“Tujuan pergerakan itu perlu ditingkatkan, saya sangat meyakini bahwa daerah ini akan memberikan kontrubusi besar untuk provinsi ini,” katanya.

Saat ini, GAMKI berdiri dan seluruh pengurus GAMKI dapat bekerjasama dengan membangun mengembangkan potensi-potensi yang ada di NTT, dengan kekayaan alam yang tinggi.

“Hari ini kita berdiri di sini dalam kegiatan ini, untuk NTT menurut saya kedepan akan maju kedepan bukan karena saya tapi karena kekayaan alam yang sangat banyak,” ujarnya.

Apalagi untuk saat ini, Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia adalah seorang wanita yang sangat tangguh.

“Ketua GAMKI nya jadi Ketua DPRD NTT, hampir sama dengan saya. Tujuan saya untuk membangun NTT dan tidak ada niat untuk apa-apa di NTT sini,” kata dia.

Untuk membangun NTT, dalam membangun tidak bisa secara perlahan.

“Di dalam membangun NTT, harus kita miliki bukan dengan pembangunan yang biasa-biasa saja, namun diperlukan pengerjaan yang luar biasa,” ujarnya.

Selain itu, NTT memiliki banyak potensi dan dibutuhkan orang-orang yang luar biasa dalam membangun NTT.

“Kita NTT punya kekayaan alam yang luar biasa, namun membutuhkan orang-orang yang luar biasa yang mampu menyiapkan kekayaan yang ada di NTT. Maka dari itu marilah kita bersama-sama dengan satu tujuan, dalam membangun Nusa Tenggara Timur ini kedepan lebih baik,” ujarnya.

Ketua GAMKI NTT, Emilia Nomleni menerangkan bahwa kehadiran GAMKI dimasa kepemimpinannya belum dapat memberikan suatu yang signifikan.

Terkait konferensi itu, Emi yang juga Ketua DPRD NTT ini menjelaskan, konferensi  itu menjadi ajang untuk evaluasi struktur kepengurusan dan program.

“Kami berterima kasih, walaupun kondisi seperti  ini tapi senior, yunior  dan semua memberi dukungan,” katanya.

Selain itu, di tengah-tengah berbagai kekurangan GAMKI NTT ini didukung oleh para senior dan yunior.

“Kita bersyukur ada kekompakan dan kami berterima kasih kepada Pemprov NTT dan pemerintah  kabupaten dan kota. GAMKI juga hadir dan memberikan kontribusi bagi kepentingan jemaat umat yang juga adalah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya GAMKI merupakan suatu lembaga bersekutu, bersaksi dan melayani.

Emi mengharapkan pada kegiatan Konferensi Daerah itu peserta
tidak membicarakan kepentingan, tetapi merumuskan program kerja yang bisa menjawab kepentingan anak muda,  daerah serta gereja.

Emi Nomleni mengatakan, GAMKI adalah organisasi independen yang berakar pada gereja dan tidak  pada dominasi tertentu.

“GAMKI ini juga merupakan wadah pemuda Kristen kemudian tidak berafiliasi dengan partai politik,” kata nya.

Konferda III GAMKI dihadiri oleh pengurus DPP, DPD dan DPC dari seluruh Kabupaten/ Kota di NTT. (mel)