Besok, Partai Hanura NTT Gelar Rakorda dan Perayaan HUT Ke-15

Besok, Partai Hanura NTT Gelar Rakorda dan Perayaan HUT Ke-15

KUPANG, PENATIMOR – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi NTT akan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Neo Hotel Kupang, Selasa (28/12/2021).

Selain Rakorda, akan digelar juga peringatan hari ulang tahun ke-15 Partai Hanura dan Natal Bersama seluruh kader di Provinsi NTT.

Adapun agenda dalam Rakorda yaitu
mengevaluasi sejauh mana kesiapan seluruh Partai Hanura di 22 kabupaten/kota untuk persiapan delegasi pada bulan Maret 2022.

Hal ini dikatakan oleh Ketua DPD Partai Hanura NTT Refafi Gah saat mengelar jumpa pers, Senin (27/12/2021) siang.

Lanjut Refafi, selama ini telah dilakukan road show untuk 20 kabupaten yang sudah sesuai dengan persyaratan sehingga pihaknya telah menyatakan secara internal 20 kabupaten lolos verifikasi.

“Saat ini masih tinggal dua kabupaten yaitu Sumba Barat dan Sumba Tengah yang belum, dan kami akan melakukan agar segera Lantik, sekaligus melakukan verifikasi internal dalam partai,” jelas dia.

“Hal tersebut yang merupakan perjalanan selama ini, dan masuk dalam agenda Rekorda besok,” lanjut dia.

Menurut Refafi, untuk kegiatan Rakorda, kekesiapannya sudah 99 persen dan siap dilakukan, serta seluruh kabupaten sudah ada.

Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Hanura Kodrat Shah, saat tiba di NTT langsung bertemu Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat di Ruang Sasando.

Pertemuan tersebut untuk mengundang Gubernur NTT secara langsung untuk hadir dalam Rakorda Partai Hanura tidak ada pertemuan yang internal lain.

“Untuk kegiatan Rakorda besok, pak Gubernur NTT bersedia hadir,” jelas dia.

Lanjut Kodrat, ia juga menyempatkan untuk mengunjungi Koordinator Wilayah (Korwil) Hanura Bali-Nusra Ibrahim Agustinus Medah di Rutan Kelas IIB Kupang.

Kunjungan sebagai bentuk penghargaan sekaligus memberikan penguatan dan
semangat, agar Ibrahim Medah selalu sehat, kuat dari cobaan dalam kasus yang sementara dijalani.

“Terkait kasus yang dialami oleh kader Hanura, kita menunggu proses hukum nya, dan kita berharap agar hukum itu benar-benar ditegakan dengan seadil-adilnya. Kita juga berharap agar proses hukum yang dijalani berjalan cepat hingga selesai. Partai Hanura juga tidak memberikan pendampingan hukum, karena beliau sudah mempunyai panesehat hukum,” kata Kodrat lagi. (wil)