Simon Pencabul Siswi SD di TTS Terancam 15 Tahun Penjara

Simon Pencabul Siswi SD di TTS Terancam 15 Tahun Penjara

SoE, penatimor.com – SL alias Simon (50), pelaku kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur resmi ditahan dalam Rutan Polres Timor Tengah Selatan (TTS) sejak Kamis (17/6/2021).

Simon yang merupakan ayah tiga orang anak ini pun mengakui perbuatannya telah mencabuli pelajar kelas III sekolah dasar.

“Tersangka kita tahan. Ia mengakui semua perbuatannya. Pelaku melakukan aksinya karena nafsu dan mengaku khilaf,” ujar Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Mahdi Ibrahim, Senin (23/6/2021).

Tersangka pun dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Nagakeo, Polda NTT ini.

Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau tersangka sudah berkeluarga dan sudah memiliki tiga orang anak.

Penyidik sudah memeriksa saksi-saksi. Korban juga menjalani visum dan diperiksa penyidik Unit PPA Polres TTS.

Diberitakan sebelumnya, kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Polda NTT, yaitu di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT.

Korbannya siswi kelas III Sekolah Dasar, yang berinisial J (9). Korban dicabuli dan nyaris diperkosa oleh SL alias Simon (50).

Simon melakukan aksi bejat
nya di rumah korban di lokasi kompleks sekolah pada Rabu (16/6/2021) sekitar pukul 14.00 Wita. (wil)