Sambut HUT Polri, Polda NTT dan Bhayangkari Sumbang 88 Kantong Darah

Sambut HUT Polri, Polda NTT dan Bhayangkari Sumbang 88 Kantong Darah

Kupang, penatimor.com – Dalam rangka HUT Ke-75 Polri, Polda NTT dan Bhayangkari menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah.

Aksi donor darah ini terselenggara atas kerja sama Polda NTT dan PMI NTT yang selama ini rutin dilakukan.

Kegiatan donor darah dilakukan di lobi lantai I Polda NTT, Kamis (17/7/2021).

Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, S.H., M.Hum., juga ikut menyumbangkan darahnya.

Sambut HUT Polri, Polda NTT dan Bhayangkari Sumbang 88 Kantong Darah

Tercatat bahwa ada 146 orang yang mendaftar, namun hanya 88 orang yang memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya.

Dari 88 kantong darah yang terkumpul terdiri dari golongan darah A sebanyak 16 kantong, golongan darah B sebanyak 28 kantong, golongan darah O sebanyak 40 kantong dan 4 kantong golongan darah AB.

Kapolda NTT menyebutkan kalau kegiatan bakti kesehatan merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tahun 2021.

Sejumlah kegiatan akan digelar seperti bakti sosial, kegiatan kesehatan dan olahraga bersama, termasuk sejumlah lomba yang dilaksanakan secara sederhana dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kegiatan  donor darah juga dimanfaatkan oleh Bhayangkari dalam rangka kegiatan HUT Ke-69 tahun 2021.

“Saya kira ini juga hal yang sangat baik dan positif yang selama ini (Bhayangkari) juga sangat aktif membantu dinas Polri dan kegiatan-kegiatan bakti sosial mulai dari bencana alam dan sebagainya,” ujar Kapolda NTT.

Sambut HUT Polri, Polda NTT dan Bhayangkari Sumbang 88 Kantong Darah

Ia berharap kegiatan donor darah yang dilakukan bisa bermanfaat untuk menambah cadangan persiapan stok donor darah yang ada di pusat dan di wilayah.

Saat dalam masa pandemi Covid-19 ini, banyak yang sangat membutuhkan untuk transfusi darah.

Dengan pembentukan komunitas penyintas Covid-19 yang merupakan relawan sangat membantu.

“Walaupun mereka terdampak Covid-19 tapi di sisi lain mereka diberi anugerah oleh Tuhan, mereka memiliki plasma konvalesen yang orang yang tidak terpapar tidak kena tidak punya plasma itu,” imbuhnya.

Para penyintas juga bisa mendonorkan darahnya dan Tuhan memberikan cobaan tetapi di sisi lain tidak memberikan sesuatu yang tidak bisa dimiliki orang lain. Dan nantinya mereka yang akan mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Darah kita yang kita sumbangkan nanti akan dipakai oleh seluruh masyarakat dan mudah-mudahan semakin segar, darah yang disumbang dari Polri makin sehat dan tentu saja menyelamatkan nyawa sesama,” tandas Kapolda NTT. (wil)