Rekonstruksi Pembunuhan di Rote Ndao, Tersangka Peragakan Belasan Adegan, Korban Nodai Istri Pelaku

Rekonstruksi Pembunuhan di Rote Ndao, Tersangka Peragakan Belasan Adegan, Korban Nodai Istri Pelaku

Ba’a, penatimor.com – Penyidik Satuan Reskrim Polres Rote Ndao menggelar rekonstruksi tindak pidana pembunuhan dengan korban Martensi W. Lau.

Pembunuhan ini terjadi pada Kamis (10/6/2021) lalu di rumah tersangka Martinus Nomlene alias Tinus (44) di RT 01/RW 01, Dusun Toiu Selatan, Desa Saendule, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.

Reka ulang kasus ini digelar pada Rabu (23/6/2021) dipimpin Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Yames Jems Mbau, S.Sos.

Dalam peristiwa ini, korban Martensi S. Lau (31), warga Dusun Ndau, Desa Tualima, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao tewas ditikam tersangka karena korban kedapatan sedang berhubungan badan Messy Yohana Henukh (27) yang juga istri tersangka.

Saat rekonstruksi yang dikawal aparat kepolisian, tersangka melakonkan 18 adegan di dua lokasi berbeda.

Rekonstrukai ini melibatkan tersangka Marthinus Nomlene alias Tinus serta sejumlah saksi seperti Rinto Lilo, Messy Yohana Henuk, Gisel Ayunda serta anak-anak dan kerabat serta tetangga tersangka.

Rekonstruksi Pembunuhan di Rote Ndao, Tersangka Peragakan Belasan Adegan, Korban Nodai Istri Pelaku

Rekonstruksi diawali adegan yang menerangkan kalau pada Rabu (9/6/2021), korban datang ke rumah Rinto Lilo di Dusun Toiu Selatan, Desa Saindule, Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao, untuk bersama-sama mengerjakan pematang sawah di persawahan Henulain, Desa Oetutulu.

Pada adegan 3-7, menerangkan kegiatan tersangka bersama Messi Yohana Henuk (istri tersangka) dan anak-anaknya di rumah tersangka pada hari yang sama Rabu (9/6/2021) pukul 19.00 Wita hingga pukul 21.00 wita, mulai dari makan malam tersangka bersama keluarga hingga tersangka menidurkan anak nya dan ia tidur di kamar depan.

Adegan 8-11, menerangkan adegan dimana korban datang ke rumah tersangka secara diam-diam, kemudian mengajak dan mengancam membunuh Messy Yohana Henukh  (istri tersangka) untuk melakukan hubungan badan.

Adegan 12 -16  menerangkan adegan kejadian terjadinya pembunuhan tersangka terhadap korban karena tersangka melihat istri tersangka sedang melakukan hubungan badan bersama korban.

Rekonstruksi Pembunuhan di Rote Ndao, Tersangka Peragakan Belasan Adegan, Korban Nodai Istri Pelaku

Sedangkan adegan 17-18, menerangkan ditemukannya korban tindak pidana pembunuhan dalam keadaan tidak bernyawa di lokasi dan tersangka menyerahkan diri di SPKT Polres Rote Ndao.

Rekonstruksi juga disaksikan Kasat Sabhara Polres Rote Ndao Iptu Yohanis Suri, SH., Kasat Narkoba Iptu Marthen Balukh, Kapolsek Rote Barat Laut Ipda Frits Oktovianus Matly, pihak Kejari Rote Ndao Martin Pardede, SH bersama anggota, pengacara tersangka Ebsan Kafelkai, SH serta masyarakat dusun Toiu Selatan, Desa Saindule.

Kasubbag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo, S.I.P., menyebutkan kalau tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP subs pasal 354 ayat (2) KUHP lebih subs pasal 351 ayat (3) KUHP.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tandasnya.

Rekonstruksi Pembunuhan di Rote Ndao, Tersangka Peragakan Belasan Adegan, Korban Nodai Istri Pelaku

Sebelumnya diberitakan, korban tewas setelah kepergok menyetubuhi istri temannya, Kamis (10/6/2021) dinihari.
Peristiwa itu terjadi di kamar rumah tersangka.

Saat itu tersangka tidur di ruang depan rumahnya sementara istrinya berada di kamr tidur.

Namun pada Kamis dinihari, tersangka terbangun setelah mendengar suara gaduh seperti ada yang memukul-mukul tembok di kamar tidur istrinya. Tak hanya itu, ia juga mendengar suara tempat tidur bergoyang.

Tersangka menyalakan lampu ruang tengah dan kemudian langsung menuju ke kamar istrinya. Namun pintu kamar terkunci.

Tersangka pun mendobrak pintu kamar dan mendapati korban yang tanpa sehelai benang, sedang berada di atas tubuh istrinya.

Tersangka melihat korban mencekik leher istrinya dan di tangan kanannya memegang sebuah gunting.

Rekonstruksi Pembunuhan di Rote Ndao, Tersangka Peragakan Belasan Adegan, Korban Nodai Istri Pelaku

Tersangka yang terkejut dengan kelakuan lelaki yang sudah dikenalnya itu, langsung melayangkan pukulan ke wajah korban hingga korban terjatuh dari tempat tidur.

Tak hanya itu, tersangka yang marah kemudian membanting korban dan menekannya ke lantai.

Tersangka pun mengambil sebilah parang yang biasa disimpan di lantai samping kaki tempat tidur.

Dengan parang tersebut, ia menikam temannya itu dua kali, sekali di bagian perut kanan dan satu kali lagi di paha kanan.

Korban pun tewas bersimbah darah di kamar tersebut.

Usai melakukan aksinya, tersangka langsung mendatangi Mapolres Rote Ndao untuk melaporkan kejadian tersebut dan menyerahkan diri.

Dari informasi yang berhasil digali, peristiwa itu terjadi dilatarbelakangi cinta segitiga. Korban menyukai istri tersangka sehingga melakukan persetubuhan itu.

Rekonstruksi Pembunuhan di Rote Ndao, Tersangka Peragakan Belasan Adegan, Korban Nodai Istri PelakuDari kisah tersangka ini disebutkan bila korbannya itu mengancam istrinya dengan gunting.

Pada malam itu, korban menginap di rumah tersangka. Namun jelang tengah malam, ia masuk ke kamar istri temannya itu dan melakukan persetubuhan.

“Dari keterangan yang baru digali, bahwa terindikasi kasus ini dilatar belakangi cinta segitiga. Saat kejadian pelaku mendapati korban dengan istrinya lagi memadu kasih,” ujar Kasubbag Humas Polres Rote Ndao. (mel)