Pemuda Ende di Kupang Berbagi Kasih di Panti Asuhan Bhakti Luhur

Pemuda Ende di Kupang Berbagi Kasih di Panti Asuhan Bhakti Luhur

Kupang, penatimor.com – Senyum ramah anak-anak Panti Asuhan Bhakti Luhur Kupang menyambut kunjungan para pemuda-pemudi asal Kabupaten Ende di Kupang yang memberikan bantuan sosial (Bansos), pada Sabtu (12/6/2021) siang.

Anak-anak tampak antusias dan bersemangat ketika menerima perhatian berupa bantuan paket sembako dan pakaian layak pakai.

Setelah menerima bantuan, anak-anak menyayikan lagu yang sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kepedulian itu.

Pengurus Panti Asuhan, Suster Alma mengucapkan terima kasih atas perhatian dari para pemuda-pemudi Ende yang telah memperhatikan keberadaan anak-anak asuhnya.

Pasalnya selama ini Panti Asuhan Bhakti Luhur telah menangani puluhan anak dengan berbagai latar belakang bahkan ada yang dalam keadaan sakit serta menjalani pengobatan dan fisioterapi.

Dalam memenuhi semua kebutuhan anak, pihaknya melakukan berbagai usaha untuk pembiayaan kebutuhan sehari-hari hingga pengobatan.

“Kami mempunyai usaha fotokopi, menjual hasil kerajinan dari anak panti, bahkan usaha lainnya dan hasilnya untuk membiayai kebutuhan serta biaya kesehatan anak panti sebab kami tidak memiliki donatur tetap,” ujar Suster Alma.
Sementara Ketua Bidang Kepemudaan  Ikatan Keluarga Kabupaten Ende Flores (IKKEF), Thomas Heru, mengatakan bahwa kegiatan bhakti sosial sebagai wujud kepedulian para pemuda-pemudi Ende terhadap sesama yang membutuhkan perhatian.

Terkait Baksos, pihaknya melaksanakan pada dua lokasi berbeda di Panti Asuhan Al-Fatin Kelurahan Namosain, dan Panti Asuhan Bhakti Luhur Susteran Alma di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM).

“Kami memilih dua panti asuhan berbeda agama Islam dan Kristen/Katolik, yang bertujuan meminimalisir isu agama yang sangat sensitif sekaligus menjaga toleransi dan merajut keberagaman,” ungkap Heru.

Adapun para pemuda asal Kabupaten Ende yang berdomisili di Kota Kupang juga menganut Agama Kristen, Katolik maupun Islam sehingga para kawula muda Ende wajib berperan aktif sekaligus berkolaborasi dalam menjaga makna toleransi antar umat beragama di NTT khususnya Kota Kupang.

Sekretaris IKKEF, Abdul Aziz mengungkapkan kegiatan baksos berbagi dengan anak panti asuhan untuk merayakan satu tahun terbentuknya IKKEF di Kota Kupang.

“Kami memilih melakukan kegiatan sosial yang  bermakna positif sekaligus bermanfaat bagi sesama yang membutuhkan meski nilainya tidak seberapa namun semuanya tulus dari hati,” ungkap Abdul.

Pihaknya meminta dukungan dari semua masyarakat agar IKKEF tetap eksis dan menjadi ikon pemersatu bangsa dan mewujudkan toleransi antar umat beragama. (wil)