Digugat Cerai Suami Secara Non Prosedural, Istri Perwira Polri Lapor Propam Polda NTT

Digugat Cerai Suami Secara Non Prosedural, Istri Perwira Polri Lapor Propam Polda NTT

Kupang, penatimor.com – Ajun Komisaris Polisi (AKP) Didik Riyanto yang kini menjabat Kabag Ren Polres Manggarai Barat dilaporkan istri nya, Neneng Suryati ke Bidang Propam Polda NTT.

Laporan itu lantaran Neneng menduga Didik Riyanto yang sudah 23 tahun berumah tangga dengannya itu mengugat cerai dirinya tanpa melalui prosedur sidang BP4R.

“Saya tidak pernah dinafkahi suami,” ungkap ibu tiga anak dari pernikahannya dengan Didik Riyanto itu, Sabtu (26/6/2021) malam di Kupang.

“Sebelumnya saya juga sudah laporkan suami saya terkait KDRT dan perselingkuhan. Saya diceraikan secara sepihak, sampai surat cerai sudah dikeluarkan,” sebut perempuan 44 tahun asal Sunda itu.

Neneng juga mengaku dirinya tidak pernah mengetahui kalau sudah digugat cerai dan ternyata akte perceraian sudah dikeluarkan di bulan Januari 2020.

Gugatan cerai itu baru diketahui Neneng setelah suaminya akan melakukan pernikahan lagi.

“Sebagai istri polisi atau bhayangkari kalau mau digugat ceraikan harus mendapatkan persetujuan pimpinan. Harus ada surat pemberitahuan. Namun surat cerai yang dikeluarkan oleh suami saya tanpa presedur sidang BP4R,” jelas Neneng yang juga warga Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang itu.

Selain mengadu ke Propam Polda NTT, Neneng juga akan mempertanyakan ke Kantor Urusan Agama (KUA) karena tidak pernah mendapatkan surat pemberitahuan cerai.

“Saya minta keadilan benar-benar ditegakkan. Semoga Propam bisa memproses dengan seadil-adilnya, agar ke depan jangan lagi ada kejadian yang dialami oleh istri anggota polisi lainnya,” tandas Neneng.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polda NTT belum berhasil dikonfirmasi terkait tindak lanjut dari laporan tersebut.

Terlapor Didik Riyanto juga belum dapat dimintai konfirmasi oleh media ini. (wil)