Berkas Perkara Penggelapan Tanah Konay P-21, Elimek Sutay Segera Diadili

Berkas Perkara Penggelapan Tanah Konay P-21, Elimek Sutay Segera Diadili

Kupang, penatimor.com – Berkas perkara dugaan penggelapan hak atas tanah dengan tersangka Elimelek Konay alias Elimelek Sutay (51) dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa peneliti Kejari Kota Kupang.

Penyidik kepolisian butuh waktu dua tahun untuk merampungkan penyidikan kasus ini.

Penyidik Satreskrim Polres kupang Kota juga sudah melakukan pelimpahan tahap kedua dengan menyerahkan berkas perkara dan tersangka ke Kejari Kota Kupang, Kamis (27/5/2021) siang.

Penyerahan berkas perkara dan  tersangka diterima oleh Kasi Pidum Kejari Kota Kupang Ririn Handayani, S.H.

Kasi Pidum, Ririn Handayani yang dikonfirmasi media ini, Kamis (27/5/2021) , membenarkan pelimpahan tahap kedua berkas perkara dan tersangka Elimek Konay alias Elimek Sutay.

“Untuk berkas perkara dan tersangka kami terima di kantor Kejari Kota Kupang. Tersangka tidak kami tahan berdasarkan pasal yang diterapkan yaitu Pasal 385 Ayat ke- 1 KUHP. Berkas perkara akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Kupang untuk segera disidangkan,” ujar Kasi Pidum.

Terpisah, Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana P.T l. Binti, SIK., yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Kupang Kota IPTU Hasry Manase Jaha, membenarkan.

“Berkas perkara sudah dinyatakan P-21 dan hari ini sudah kami lakukan tahap kedua,” kata Hasry.
Sebelumnya, Elimelek Sutay warga Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang dipolisikan oleh Ferdinan Konay pada 8 Oktober 2018 atas tuduhan penggelapan atas tanah.

Laporan terhadap Elimelek tertuang dalam laporan polisi: Nomor LP/B/902 /X/2018/SPK Resort Kupang Kota, 8 Oktober 2018.

Fransisco B. Bessi, S.H., M.H., selaku Kuasa Hukum keluarga Konay yang dikonfirmasi media ini, mengatakan, dengan adanya peristiwa hukum pidana ini, dimana Elimelek Sutay (51) yang dilaporkan ke polisi oleh keluarga Konay, diantaranya Ferdinan Konay atau Marthen Konay.

Berdasarkan laporan tersebut berkas perkara telah dinyatakan P-21 atau lengkap,
maka ini membuktikan bahwa Keluarga Konay, sebagai pemenang atas perkara tanah ini.

“Untuk itu kami akan menindak, siapa pun orangnya, yang terlibat dalam kasus-kasus mafia tanah. Apalagi kepolisian khusus Kapolri, sangat konsern dengan masalah mafia tanah. Sehingga masyarakat tidak perlu tertipu lagi dengan oknum-oknum, seperti salah satunya Elimek Sutay yang telah meresahkan masyarakat,” pungkas Fransisco. (wil)