Ingin Ikut Pacar Misa di Gereja, Mahasiswi di Kupang Malah Dianiaya hingga Jatuh ke Tanah

Ingin Ikut Pacar Misa di Gereja, Mahasiswi di Kupang Malah Dianiaya hingga Jatuh ke Tanah

Kupang, penatimor.com – Tindak pidana penganiayaan terus terjadi dan semakin memperpanjang daftar perkara di Polsek Oebobo, Polres Kupang Kota.

Kali ini, seorang mahasiswi di Kupang menjadi korban penganiayaan oleh pacarnya.

Korban berinisial RB dianiaya pacarnya Renso Tameon, lantaran ingin bersama-sama sang pacar mengikuti misa di gereja pada Jumat (2/4/2021) sore.

Gadis 22 tahun itu dianiaya di kos-kosan milik kakak pelaku di Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Sebelum terjadi penganiayaan, Renso dan RB pergi ke kos-kosan kakaknya di Kelurahan Fatululi.

Setelah sampai mereka bertemu si kakak dan berbincang-bincang selama satu jam.

Kemudian Renso pamit pulang dan mengatakan kepada kakaknya hendak mengikuti misa sore di gereja.

Mengetahui Renso akan ke gereja, RB pun ingin ikut bersama kekasihnya itu.

Renso menolak, namun RB tetap berkeras ingin ikut misa bersama-sama.

Hal ini membuat Renso emosi dan langsung menganiaya korban dengan menggunakan kunci motor.
Renso juga memukul bagian dada RB hingga RB terjatuh ke tanah.

Akibat penganiayaan tersebut RB mengalami sakit di dada. Ibu jari kaki RB juga mengalami luka lecet akibat jatuh dan terkena benda keras di permukaan tanah.

Tidak terima dengan perlakukan pacarnya, korban datang melaporkan ke Polsek Oebobo dengan laporan polisi Nomor: LP/B/42/IV/2021/Sektor Oebobo.

Polisi juga langsung membawa RB ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Ully Kupang untuk dilakukan visum et repertum.

Penyidik Unit Reskrim Polsek Oebobo saat ini telah menindak lanjuti laporan korban.

Dari laporan tersebut, diketahui RB dan Renso sudah lama berpacaran, bahkan hubungan mereka juga sudah diketahui  oleh keluarga masing-masing.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolsek Oebobo. Pelapor dan terlapor masih dimintai keterangan oleh penyidik. (wil)