Anita Gah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kupang

Anita Gah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kupang

Kupang, penatimor.com – Anggota Komisi X DPR RI asal Dapil NTT 2, Anita Jacoba Gah, melakukan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada masyarakat Desa Kuenheum, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di gereja Laharoi Desa Kuenheum, Jumat (16/4/2021) sore.

Sosialisasi bertujuan agar masyarakat lebih memahami nilai-nilai luhur yang merupakan kristalisasi dari nilai budaya.

“Sosialisasi ini juga bertujuan untuk kembali memasyarakatkan 4 pilar kebangsaan yaitu, Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,” kata Anita Gah kepada media ini.

Anita Gah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kupang

Lanjutnya, sosialisasi tersebut merupakan salah satu tugas dari anggota DPR RI yang mana telah ditetapkan dari MPR RI.

“Dengan sosialisasi ini, betul-betul menciptakan masyarakat yang cerdas, kuat dan bermartabat. Artinya, memiliki fondasi yang kuat dalam banyak hal yang sebetulnya ketika mendalami sosialisasi ini,” imbuhnya.

Lanjutnya, bahwa 4 pilar kebangsaan ini jika dilihat dari segi pandang bencana alam yang saat ini terjadi di Provinsi NTT, tentunya sangat terkait.

Untuk itu intisari arti dari Pancasila itu sendiri adalah Bhineka Tunggal Ika, NKRI yang tidak bisa terpisahkan.

Sehingga ketika menghadapi bencana seperti saat ini, pemerintah pusat, provinsi daerah kabupaten/kota harus bergandengan tangan dengan rakyat untuk keluar dari persoalan ini.

“Saat ini banyak warga yang terdampak akan bencana ini, sehingga saya berharap agar pemerintah segera membantu warga-warga yang terdampak bencana. Karena kita sangat tau pasti, bahwa dana-dana ini selalu ada. Artinya, dana selalu ada karena tidak setiap tahun terjadi bencana, dan setiap tahun selalu dianggarkan,” kata Anita.

“Untuk itu kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota jangan lambat bantu masyarakat, karena anggaran dana bencana di BPBD setiap tahun selalu di anggaran, dan jangan beralasan tunggu bantuan dari pemerintah pusat,” tandas politisi Partai Demokrat ini. (wil)