Pria Pembakar Rumah di Sumba yang Tewaskan 4 Orang Ikut Meninggal

Pria Pembakar Rumah di Sumba yang Tewaskan 4 Orang Ikut Meninggal

Waikabubak, penatimor.com – Pelaku pembakaran, Seingu Riamu (30), warga Kelurahan Weedabo, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat akhirnya meninggal dunia, Senin (1/3/2021) tengah malam.

Seingu Riamu sekarat dan dirawat intensif karena mengalami luka di sekujur tubuh usai dihajar massa pasca membakar rumah warga menyebabkan 4 orang warga tewas terjebak dalam kebakaran rumah.

“Iya, sudah meninggal pukul 23.30 wita,” tandas Kapolres sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, SIk MH, Selasa (2/3/2021).

Seingu sempat dirawat beberapa jam di rumah sakit karena mengalami luka parah dibacok parang dan dihajar massa.

Kapolres Sumba Barat memastikan situasi keamanan di lokasi kejadian kondusif.

Kapolres juga mengerahkan anggota melakukan pendekatan dengan keluarga korban agar tidak melakukan aksi balasan dan tetap menjaga keamanan.

Kapolres pun langsung ke lokasi kejadian menemui lurah, camat dan tokoh masyarakat dan semua sepakat mempercayakan penanganannya ke aparat keamanan.

Jenasah Seingu sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Empat korban meninggal karena rumah dibakar pun dimakamkan secara bersamaan di lokasi berbeda.

Sementara para korban luka berat dan ringan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Kasus penganiayaan berat dan pembakaran sebuah rumah yang menyebabkan 4 orang tewas terjadi di Kampung Golusewu, Kelurahan Weedabo, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, NTT, Senin (1/3/2021) malam.

Selain itu ada 1 korban luka berat dan 2 korban luka ringan.

Korban penganiayaan berat yakni Toda Lero (55), mengalami luka parah pada pergelangan tangan kiri dan tulang kering kaki kanan.

Korban luka ringan, Keladi Seli (33), warga Kampung Praiijing, Desa Tebara, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat mengalami luka robek pada ibu jari dan jari telunjuk.

Korban penganiayaan ringan yakni Aristo Rius Lero (19), warga Desa Tebara, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat mengalami luka lebam pada pundak kiri.

Korban meninggal dunia akibat terbakar, masing-masing Jodi Poro Ama Louru (90), Sori Kadi Ina Louru (85), Agustina Lende alias Ina Saingu (50) dan Ariance Nija Jala (25).

Mereka tewas terbakar di rumah mereka di Kampung Golusewu, Kelurahan Weedabo, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.

Seingu Riamu merampas parang dari Melkianus Poro Tana dan membacok Melkianus dari belakang dan nyaris mengenai tangan kiri Melkianus. Melkianus langsung melompat ke halaman rumah menghindari serangan dari Seingu Riamu.

Seingu Riamu melanjutkan aksinya dengan memukul Aristorius Lero menggunakan belakang parang yang mengenai bahu kiri.

Korban Aristo langsung lari menyelamatkan diri, sehingga salah satu warga, Keladi Seli datang menolong.

Namun tersangka langsung memotong Keladi Seli mengenai pergelangan tangan kanan dan lengan kiri.

Setelah itu Seingu Riamu langsung membakar rumah milik Jodi Poro Ama Louru.

Akibatnya, 4 orang (2 orang lansia) terdiri dari 1 orang pria dan 3 orang wanita yang berada dalam rumah tewas terbakar.

Seingu Riamu sebagai pelaku pembakaran rumah babak belur dihajar massa.

warga mengakui kalau Seingu Riamu mengalami gangguan jiwa. (mel)