Baru 5 Bulan Bertugas, Ketua Tim Penyidik Kasus Tanah Labuan Bajo Dipindahkan

  • Bagikan
Baru 5 Bulan Bertugas, Ketua Tim Penyidik Kasus Tanah Labuan Bajo Dipindahkan

Kupang, penatimor.com – Sejumlah pejabat pada level Koordinator, Kajari, dan Asisten di lingkup Kejati NTT dimutasi dan mendapat promosi jabatan.

Gerbong mutasi kali ini berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-128/C/02/2021 tentang Pemindahan, Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural PNS Kejaksaan RI.

SK tertanggal 8 Februari 2021 ditandatangani Jaksa Agung Muda (JAM) Pembinaan, Bambang Sugeng Rukmono.

Asisten Pembinaan Kejati NTT Viva Hari Rustaman, SH., dipromosi menjadi Kajari Langsa.

Penggantinya adalah Juli Isnur, SH.,MH., yang menjabat Kajari Maluku Tengah di Masohi.

Juli Isnur sebelumnya pernah menjadi Koordinator di Kejati NTT.

Sementara, Douglas Oscar Berlian Riwoe, SH., Asisten Pengawasan Kejati Sulawesi Barat di Mamuju dipindahkan menjadi jaksa fungsional di Kejati NTT.

Douglas Oscar merupakan putra NTT yang sebelumnya menjadi KTU Kejati NTT dan dipromosi sebagai Kajari Timor Tengah Selatan.

Sementara, Asisten Intelijen Kejati NTT, Bambang Setyadi, SH.,MM., dimutasi sebagai Asisten Pembinaan di Kejati Maluku Utara.

Penggantinya adalah Asbach, SH., yang kini menjabat Kajari Empat Lawang di Tebing Tinggi. Asbach juga pernah bertugas di NTT sebagai Kajari Flores Timur.

Sementara pada jabatan Koordinator, Roy Royadi, SH.,MH., dipindahkan dalam jabatan yang sama di Kejati Sumatera Selatan di Palembang.

Roy belum lama bertugas di NTT atau sekira lima bulan, dan menjadi Ketua Tim Penyidik perkara dugaan korupsi pengalihan tanah Pemkab Manggarai Barat di Labuan Bajo seluas 30 hektare. Perkara ini berhasil menjerat 17 tersangka termasuk Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dulla.

Roy sebelum dipromosikan sebagai Koordinator di Kejati NTT dan dilantik pada Selasa (18/8/2020), terlebih dahulu menjalani tugas sebagai jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Mutasi terhadap Roy menjadi tak lazim, lantaran biasanya seorang Koordinator baru akan dipindahkan apabila dipromosikan sebagai Kajari.

Sementara, Conny Novita Sahetapy Engel, SH.,MH., yang kini menjabat Kasi Pertimbangan Hukum pada Bidang Datun Kejati NTT dipromosi menjadi Koordinator di Kejati NTT. Conny juga merupakan anak NTT.

Kajari Manggarai Barat, Iqbal, SH.,MH., dimutasi menjadi Kajari Grobogan di Purwodadi.

Penggantinya, Bambang Dwi Murcolono yang kini sebagai Kajari Tuban.

Adapula Deddy Herliyantho, SH., Kepala Subbidang Perencanaan pada Bidang Program dan Evaluasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Diklat Kejaksaan RI di Jakarta dipromosi menjadi Koordinator di Kejati NTT.

Deddy menggantikan Agustinus Baka Tangdililing, SH.,MH., Koordinator pada Bidang Intelijen Kejati NTT yang dipromosi menjadi Kajari Muna di Raha.

Agustinus Baka sebelumnya menjabat Plt Kajari Rote Ndao dan terakhir Plt. Kajari TTU.

Kajari Kabupaten Ngada, Ade Indrawan, SH., dimutasi menjadi Kajari Pringsewu.

Penggantinya, Sulfikar Nasution, SH.,MH., yang kini Koordinator pada Kejati Maluku.

Kajari Manggarai, Yoni Pristiawan Artanto, SH., dimutasi menjadi Kabag Tata Usaha Kejati Kalimantan Barat di Pontianak.

Penggantinya adalah Bayu Sugiri, SH., yang kini Koordinator pada Kejati Maluku.

Bayu Sugiri juga pernah bertugas di Kejati NTT sebagai Kasi Tipidum Bidang Pidum.

Roberth Jimmy Lambila, SH.,MH., yang kini Koordinator pada Kejati NTT dipromosi menjadi Kajari Kabupaten Timor Tengah Utara.

Penggantinya adalah Sarta, SH., yang kini menjabat Kepala Seksi Wilayah I pada Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi Direktorat Tindak Pidana Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya JAM Pidum Kejaksaan RI.

Sarta sebelumnya juga pernah menjabat Kasi Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL) Bidang Pidum Kejati NTT.

Selain itu, Slamet Haryanto, SH.,MH., Koordinator pada Kejati NTT dipromosi menjadi Kajari Enrekang.

Penggantinya, Achmad Hariyanto, SH., jaksa fungsional pada JAM Pidsus Kejagung RI yang juga anggota Satgas.

Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim, SH., yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan mutasi dan promosi jabatan dimaksud.

“Ya, benar ada mutasi. Soal waktu pelantikan masih menunggu informasi lanjutan dari pusat,” singkat Abdul Hakim. (wil)

  • Bagikan