Truk Tangki Air dalam Lakalantas Maut di Airnona Diduga Bodong

Truk Tangki Air dalam Lakalantas Maut di Airnona Diduga Bodong

Kupang, penatimor.com – Kecelakaan maut yang melibatkan mobil truk tangki air jenis Toyota Dyna dengan nomor polisi DH 8325 MA dan mobil Honda City berplat DH 1065 AJ dan 3 unit sepeda motor Honda serta bangunan tempat pangkas rambut terjadi di Jalan Alfons Nisnoni, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Senin (5/10/2020) lalu.

Akibat peristiwa lakalantas beruntun tersebut, seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat, tiga orang sekarat dan 6 orang mengalami luka-luka.

Dalam lakalantas ini, mobil Honda City ditabrak oleh mobil tangki air Toyota Dyna.

Akibat dari kejadian ini, pengemudi mobil dan penumpang mengalami luka berat dan harus menjalani operasi.

Setelah kejadian ini ditangani Satlantas Polres Kupang Kota, pengemudi mobil tangki air, Paulus Taineno (33) kemudian diamankan beserta barang bukti.

Truk Tangki Air dalam Lakalantas Maut di Airnona Diduga BodongSedangkan pengemudi mobil Honda City bernama Paulus Cornelis Manafe (38), dan Noni Eki (31) masih dirawat di RSUD Prof. W.Z. Johanes Kupang.

Akibat dari lakalantas tersebut, selama 4 hari pihak keluarga dari pengemudi mobil Honda City menunggu itikad baik dari pemilik mobil tangki air untuk datang menemui pihak keluarga korban.

Namun karena tidak ada itikad baik, maka pihak keluarga korban Cornelis Manafe mencari informasi terkait siapa pemilik mobil tangki ait tersebut.

Pencarian informasi dilakukan oleh saudara korban bernama Rido Manafe.

Dia langsung mengecek nomor polisi mobil tangki air Toyota Dyna yaitu DH 8325 MA di kantor Samsat Provinsi NTT.

“Setelah dicek nomor plat DH, muncul nama IR Theodorus Widodo, tetapi dengan mobil pickup Suzuki Futura, bukan mobil Toyota Dyna,” ujar Rido ketika ditemui wartawan, (9/10) siang.

Truk Tangki Air dalam Lakalantas Maut di Airnona Diduga Bodong

Lanjut Rido, setelah melakukan pengecekan nomor polisi mobil tangki air Toyota Dyna, dia langsung menuju kantor Satlantas Polres Kupang Kota mengecek STNK mobil tangki air, tetapi di STNK nomor polisi DH 8352 MA, atas nama Gustaf Maley.

Truk Tangki Air dalam Lakalantas Maut di Airnona Diduga Bodong

Tidak sampai di situ, ia juga melakukan pengecekan ke kantor perhubungan terkait buku ker dengan nomor polisi DH 8352 MA tetapi tertera nama Yunus.

Truk Tangki Air dalam Lakalantas Maut di Airnona Diduga Bodong

Dengan ditemukan perbedaan dalam kepemilikan mobil tangki air Toyota Dyna, Rido langsung menyampaikan ke pihak Satlantas Polres Kupang untuk melakukan cross chek kembali.

Dengan perbedaan dalam data kepemilikan mobil tangki air Toyota Dyna, pihak keluarga korban tabrakan Cornelis Manafe, beranggapan bawah mobil ini tidak didata kepemilikannya secara akurat alias bodong.

Pihak keluarga juga berharap agar kepolisian bisa segera mengetahui siapa pemilik mobil ini sebenarnya, dan memiliki itikad baik dari pemilik mobil ini untuk bertemu keluarga. (wil)