Kasus Tanah Hypermart, Jaksa Segera Periksa Ayub Titu Eki dan Hendrik Paut

Kasus Tanah Hypermart, Jaksa Segera Periksa Ayub Titu Eki dan Hendrik Paut

Kupang, penatimor.com – Penyidik Pidsus Kejari Kabupaten Kupang mengembangkan penyidikan perkara dugaan korupsi pengalihan aset tanah Pemkab Kupang di Jalan Frans Seda, dekat Taman Tirosa yang kini di atasnya berdiri Hypermart.

Pemeriksaan saksi gencar dilakukan penyidik, baik dari Pemkab Kupang maupun manajemen Hypermart, serta saksi ahli.

Sudah sekira 20 saksi yang diperiksa, termasuk mantan Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut.

Kajari Kabupaten Kupang, Shirley Manutede yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/9/2020), mengatakan, pihaknya baru saja melakukan ekspos perkembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dan pemanfaatan barang milik daerah pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang (Eks Kantor Dinas PU yang sekarang berdiri Hypermart dan berlokasi di Jalan Frans Seda).

Ekspos perkara ini dilakukan di kantor Kejati NTT, dihadiri Kajati NTT Dr Yulianto dan para pejabat utamanya.

“Kita masih rampungkan saksi-saksi lagi. Kerugian negara untuk sementara sebesar Rp 12 miliar, akan bertambah dari ahli penilai bangunan dan aset,” kata Shirley.

Menurut mantan Kasi Penkum Kejati NTT itu, pihaknya telah menjadwalkan pemeriksaan 8 orang saksi dalam pekan ini.

Mantan Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut dijadwalkan pemeriksaan pada Senin (14/9/2020). Namun yang bersangkutan mangkir.

Penyidik pun telah menjadwalkan kembali pemeriksaan Hendrik Paut pada Kamis (17/9/2020).

Sementara itu, sesuai agenda penyidik, pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap mantan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki pada Selasa (15/9/2020). (wil)