HUKRIM  

Polsek Maulafa Tangkap Tiga Pencuri HP, Korban Polisi, Serang Buser dengan Pisau

Polsek Maulafa Tangkap Tiga Pencuri HP, Korban Polisi, Serang Buser dengan Pisau

Kupang, penatimor.com – Pihak Polsek Maulafa Polres Kupang Kota, berhasil menangkap tiga pelaku pencurian barang elektronik jenis handphone (HP).

Ketiga pelaku itu masing-masing, berinisial YB (25) warga Bimoku, JF (22) warga Liliba dan FH (32), warga BTN Kolhua.

Ketiga pelaku ini diamankan di dua tempat berbeda. Tersangka FH dibekuk di Kelurahan Belo, Rabu (26/6).

Saat itu pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap tim Buser dengan mengeluarkan sebilah pisau, namun tim Buser berhasil membekuk pelaku.

Polsek Maulafa Tangkap Tiga Pencuri HP, Korban Polisi, Serang Buser dengan Pisau
Barang bukti hasil kejahatan pada pelaku. (Foto: Dok Humas Polda NTT)

Setelah FH diamankan, tim polisi kemudian melakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan polisi kemudian bergerak dan mengamankan dua pelaku lainnya, JF dan YB.

Keduanya diamankan di Bimoku, Kelurahan Lasiana, Kamis (27/6).

Ketiga pelaku ini merupakan satu jaringan yang bekerja sama dalam setiap aksi mereka.

Diketahui komplotan ini telah melakukan pencurian sejak bulan November tahun lalu.

Bahkan dua dari pelaku ini, JF dan FH pernah masuk penjara dalam kasus yang sama dan baru keluar pada bulan November 2018 lalu.

Kapolsek Maulafa, Kompol Margaritha Sulabesi saat diwawancarai di kantornya, Senin (1/7) mengatakan, ketiga pelaku ini diamankan setelah banyak korban membuat laporan polisi.

Kapolsek sampaikan, para pelaku ini terakhir kali melakukan pencurian di rumah seorang anggota polisi bernama Petrus Markus Ronal Lape, di RT 20 RW 08, Kecamatan Maulafa.

“Ketiga pelaku ini melakukan aksi pencurian mereka dengan modus menjalani koperasi. Para pelaku ini berjalan memberikan uang kepada pelanggan sekaligus memantau situasi rumah para korban, dari situ mereka kemudian melakukan aksinya” ujar Kapolsek.

Dalam melakukan aksinya, para pelaku menggunakan pencungkil dari besi untuk mencukil pintu ataupun jendela rumah korbannya.

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 12 unit HP, dua buah laptop dengan alat cash dan berbagai chasing HP.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1, ke 3 dan 4 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke satu KUHP, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (wil)