SPORT  

Tumbangkan Kemahnuri Alor, Permata Lembata Menang Dramatis

Tumbangkan Kemahnuri Alor, Permata Lembata Menang Dramatis

Kupang, penatimor.com – Permata Lembata Fc berhasil menumbangkan laskar nusa kenari FC Kemahnuri Alor dengan dramatis di lapangan Lanud El Tari, Penfui, Kupang, Selasa (11/6).

Laga bergengsi antara Lembata dan Alor untuk kedua kalinya cukup membuat jantung para suporter dari kedua tim berpacu lebih kencang.

Kedua tim berhasil menampilkan permainan yang menarik ketika peluit panjang dibunyikan sejak babak pertama.

Saling jual beli serangan dipertontonkan oleh kedua tim sejak awal pertandingan.

Permata Lembata Fc berhasil menguasai pertandingan namun sesekali Laskar Nusa Kenari FC Kemahnuri Alor berhasil menciptakan peluang di babak pertama namun, tendangan dari sang pemain depan laskar nusa kenari masih dihalau oleh penjaga gawang Nando. Skor kacamata ini pun bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua laskar nusa kenari Kemahnuri Alor Fc kembali unjuk taji dengan serangan berkali–kali namun masih saja dihadang oleh pemain belakang skuad asuhan Jip Making.

Permata Lembata pun kembali menyerang namun serangan pun selalu dihadang oleh para pemain belakang Kemahnuri Alor. Skor ini pun bertahan hingga laga usai.

Kedudukan imbang ini pung mengharuskan drama adu pinalti. Para suporter pun mulai bersorak sorai untuk mendukung tim jagoannya.

Berdasarkan hasil undi, laskar Kemahnuri Alor sebagai penendang pertama. Tampak kedua tim saling berdiskusi untuk menghadapi drama adu pinalti ini.

Drama pinalti pun dimulai. Penendang pertama Kemahnuri Alor gagal membobol gawang skuad asuhan Jip Making. Selanjutnya, penendang pertama dari skuad Permata Lembata pun gagal membobol gawang laskar nusa kenari Alor.

Berlanjut ke penendang kedua Fc Kemahnuri Alor, tendangan berhasil membobol gawang Permata Lembata Fc. Giliran penendang dari Permata Lembata, kini sang arsitek lapangan tengah Angga, berhasil membobol gawang laskar Fc Kemahnuri Alor.

Berlanjut ke penendang ketiga, laskar Fc Kemahnuri Alor bersiap-siap untuk mengeksekusi tendangan. Namun tendangannya berhasil ditepis oleh penjaga gawang Nando Donaruma, pemilik nomor punggung 99.

Sementara Permata Lembata, giliran sang sriker Hendra yang dengan tenang mengeksekusi bola ke sudut kiri gawang. Gol inipun mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk skuad Permata Lembata Fc.

Berlanjut ke penendang ketiga, laskar nusa kenari Fc Kemahnuri Alor. Tendangan dari pemain tengah Alor pun dihalau dengan santai oleh penjaga gawang Nando.

Kini giliran dari Permata Lembata sebagai penendang penentu kemenangan. Tampaknya sang pemain belakang permata Lembata, Yapri Ambenu sebagai eksekutor penentu. Dengan gayanya yang mirip Jordy Alba, Yapri berhasil mengecoh penjaga gawang dan membuat penjaga gawang Alor mati gaya.

Bola dengan santai bergulir mengarah ke sudut kanan gawang. Sorak-sorai suporter Permata Lembata Fc menyambut gol penentu dari Yapri, Jordi Albanya Permata Lembata Fc.

Skor 3–1 menjadi hasil akhir dari drama adu pinalti antara Laskar Sembur Paus, Permata Lembata Fc atas laskar nusa kenari Fc Kemahnuri Alor.

Dengan hasil ini, Permata Lembata melenggang ke babak 8 besar dan akan berhadapan dengan Kemah Solor Fc.

Jip Making, coach Permata Lembata Fc mengatakan bahwa laga sore ini dapat kita katakan sebagai laga final.

“Kedua tim tampil sangat maksimal. Sejak keluar sebagai juara grup, kami tidak pernah meremehkan tim lawan. Puji Tuhan, kami masih diberikan kemenangan walaupun lewat drama adu pinalti,” kata Jip Making.

Lebih lanjut, Jip mengatakan bahwa semua pemain hari ini tampil sangat maksimal dan seluruh skuad berhak menyandang man of the match pada laga tadi.

“Dan untuk laga berikutnya pada babak 8 besar, kami akan mengevaluasi penampilan kami hari ini dan akan terus berlatih demi laga berikutnya,” pungkas Jip Making.

Master Making, kapten Permata Lembata Fc ketika ditemui usai laga mengatakan bahwa secara keseluruhan pertandingan hari ini sangat baik.

Walaupun melalui drama adu pinalti yang cukup dramatis namun ini merupakan kemenangan bersama masyarakat Lembata dan seluruh pendukung.

Lebih lanjut, Master mengatakan bahwa untuk laga berikutnya tentunya mereka perlu mempersiapkan diri lagi.

“Pada babak 8 besar ini, bagi saya semua tim adalah rival terberat kami. Oleh karenanya, kami perlu mengevaluasi dan akan berbenah lagi,” ungkap Master Making yang juga mantan pemain Persebata Fc.

Untuk diketahui bahwa laga sore tadi berlangsung cukup tegang layaknya final liga champions ataupun laga el clasico.

Pertandingan berlangsung di stadion AURI Penfui Kupang yang dipadati oleh para suporter sekiranya 5 ribu orang. (sisko making/wil)