UTAMA  

Begini Kata Lebu Raya Soal Calon Ketua DPRD NTT

Begini Kata Lebu Raya Soal Calon Ketua DPRD NTT

Kupang, Penatimor.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya menyatakan, jajaran pengurus partai di tingkat DPD yang maju caleg dan terpilih, memiliki peluang diusung menjadi ketua DPRD NTT.

Frans Lebu Raya sampaikan ini kepada wartawan di kantor Sekretariat DPD PDI Perjuangan NTT di Kupang, Sabtu (22/6/2019) malam.

Sebagai partai pendulang suara terbanyak pada Pileg 2019 dan berhasil menempatkan kader terbaiknya menduduki 10 kursi di parlemen NTT, maka partai besutan Megawati Soekarnoputri itu dipastikan memegang tampuk kepemimpinan di DPRD NTT.

“Di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, partai punya pedoman. Dalam pedoman itu menyebutkan bahwa menjadi ketua DPRD atau pimpinan DPRD di masing-masing tingkatan, adalah Ketua DPD atau DPC, Sekretaris, atau Bendahara dan atau ada pertimbangan lain. Jadi ada empat kemungkinan,” ungkap Lebu Raya.

Lebu Raya menyatakan, peluang menjadi ketua DPRD NTT dari jajaran Pengurus DPD yang maju caleg dan terpilih, tentu akan mengikuti pedoman sambil terus mempertimbangkan dinamika dari sejumlah kemungkinan yang berkembang.

“Untuk di DPRD Provinsi kan, ketua DPD-nya tidak mungkin. Nanti kami akan rapat. Apakah memutuskan Sekretaris atau memutuskan Bendahara, atau kami sepakat untuk memilih yang lain,” ujarnya.

Sejumlah nama pengurus di DPD PDI Perjuangan NTT, yakni Nelson Matara, Yunus Takandewa, Viktor Mado Watun, Emanuel Kolfidus, Patrianus Lali Wolo dan Finsensius Pata, kata Lebu Raya, memiliki peluang yang sama untuk diusung menjadi ketua DPRD NTT.

“Di DPD memang mereka tentu punya hak yang sama. Namun kami berpedoman dulu pada peraturan partai. Bila kemudian berkembang karena alasan Sekretaris dan Bendahara tidak bersedia, kami akan pertimbangkan yang lainnya,” tandas Lebu Raya. (R2)