TransNusa Buka Rute ke Sulawesi dan Kalimantan

  • Bagikan
TransNusa Buka Rute ke Sulawesi dan Kalimantan

Balikpapan, penatimor.com – TransNusa memperluas sayap bisnisnya dengan membuka beberapa rute penerbangan baru di wilayah Sulawesi dan Kalimantan.

Head of Marketing & Sales TransNusa Agus Irianto mengatakan, pihanya telah membuka beberapa rute penerbangan baru di wilayah Kalimantan mulai Mei 2019.

Di antaranya ialah keberangkatan dari Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan ke Banjarmasin, Berau, Makassar, dan Palu.

“Pembukaan rute baru ini kami lakukan setelah melihat prospek yang cukup baik,” ujarnya, Jumat (24/5).

Saat ini rute yang dilayani dari Balikpapan oleh maskapai lain dirasakan masih kurang dari sisi frekuensi penerbangan.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan tambahan pilihan penerbangan kepada masyarakat.

Semua rute penerbangan tersebut, lanjut Agus, dilayani dengan pesawat ATR 72-600.

TransNusa juga memberikan fasilitas bagasi gratis sebesar sepuluh kg serta makanan ringan dan minuman.

Penambahan rute itu diharapkan mobilisasi masyarakat khususnya di wilayah Kalimantan dapat terlayani dengan baik.

Sebelumnya, TransNusa sukses melayani penerbangan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, Kertajati dan Kalimantan.

Ke depan, pihaknya berharap akan terus melakukan pengembangan serta melakukan terobosan baru.

Saat ini, semua rute penerbangan TransNusa baik di NTT dan Sulawesi sudah terkoneksi dengan penerbangan Citilink dari Jakarta, Surabaya, Kupang dan Makassar.

PT Angkasa Pura Airport (Persero) I cabang Bandara International Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan melansir, sepanjang 2018 ada 7.553.190 penumpang yang telah dilayani. Jumlah itu meningkat 2,35 persen dari 2017.

General Manager PT AP I Balikpapan Farid Indra Nugraha mengatakan, strategi Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan tahun ini akan lebih banyak membuka rute khusus. Setelah Lion Air Grup, TransNusa mengikuti.

“Dengan rute baru yang ada tahun ini kami berharap kinerja kami bisa terjaga. Meski Bandara APT Pranoto Samarinda menjadi bayang-bayang penurunan jumlah penumpang,” ujarnya. (R4)

  • Bagikan